EducationPendidikan Menengah

Pentas seni Santri Baru tandai Penutupan MATSAMA MTs DMP, SMP DP, dan MA KMI

IMG-20170722-WA0001

Mengawali tahun ajaran 2017/2018, Perguruan Diniyyah Puteri Rahmah El-Yunusiyyah Padangpanjang mengadakan kegiatan ta’aruf bagi peserta didik baru MTs DMP & SMP. Jika di kebanyakan sekolah kita mengenal dengan kata MOS (masa orientasi siswa), di kampus khusus puteri ini dikenal dengan MATSAMA(masa ta’aruf siswa madrasah). Kegiatan ini berlangsung selama 3 hari yang dimulai pada tanggal 18-20 juli 2017.

Kegiatan  matsama dibuka secara resmi di Aula Zainudin Labay El-Yunusy pada pukul 8.40 WIB serta penyerahan santri secara simbolis oleh ibu Fauziah Fauzan, SE.Akt, M.Si. Masa ta’aruf bagi santri MTs DMP&SMP tahun ini disebut juga dengan MOSAIK (masa orientasi santri islam berkarakter).

Pada hari pertama matsama, santri diperkenalkan dengan para guru serta pengurus Dewan Santri, PKM, PMDS, UKS dan Pramuka. Program ini selanjutnya diisi dengan kegiatan-kegiatan intoduktif serta edukatif. Santri diperkenalkan dengan lingkungan Diniyyah Puteri beserta peraturan-peraturan yang ada, kemudian ibu pimpinan memberikan materi mengenai 3 karakter yang harus dimiliki oleh santri Diniyyah Puteri.

Selanjutnya pada hari kedua, santri diberikan materi tentang adaptasi lingkungan baru dan pentingnya pengembangan dan kebersihan diri serta dilanjutkan dengan materi mengenal dan mencintai Al-Qur’an.

Pada hari ketiga, mereka diberikan materi tentang cara bersosialisasi antar personal dilanjutkan dengan mengenal diri dan impian. Acara  penutupan matsama dilakukan pada pukul 13.30- 15.10 WIB di gedung pertemuan Zainudin Labay El-Yunusy serta diakhiri dengan acara pentas seni pada pukul 20.15 WIB. Berbagai penampilan mereka persembahkan dengan semangatnya. Diantaranya yaitu, drama, stand up comedy, nyanyi bersama, reality show dan lain-lain berdasarkan asrama mereka masing-masing.

IMG-20170722-WA0002

“Program ini sangat menyenangkan dan membuat kami have fun. Segala kesedihan dan ketakutan kami karena tidak bersama orang tua terhapuskan. Seniornya pun baik-baik, mereka mengajarkan kami memasang lilit hingga pandai. Semoga kedepannya program ini selalu sukses”, ungkap Afifah Suci Rahalian. (Irma Febriyani, Diniyyah News Reporter)

Sumber: Perguruan Diniyyah Puteri Padang Panjang - Perguruan Diniyyah Puteri Padang Panjang

Related Articles

Back to top button