Memprioritaskan Islam


Segala puji bagi Allah Al-Haqq, tuhan Yang Maha Benar, yang sempurna dalam setiap kebenaran-Nya, yang mustahil bagi-Nya menipu dan salah. Shalawat serta salam kepada hamba-Nya yang setia, pembawa risalah terakhir, rasulullah Muhammad, serta para sahabat dan siapa yang meneladaninya hingga hari kiamat.
Allah SWT mengutus Rasul-Nya untuk membimbing manusia menuju jalan kebenaran. Rasulullah SAW diutus sebagai rahmat bagi seluruh alam, membawa risalah tauhid, keadilan, dan akhlak yang mulia. Allah SWT juga menurunkan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup manusia agar tidak tersesat dalam gelapnya dunia.
Sebagaimana firman Allah: “Sesungguhnya Al-Qur’an ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus dan memberikan kabar gembira kepada orang-orang mukmin yang mengerjakan amal shalih bahwa bagi mereka ada pahala yang besar.” (QS. Al-Isra: 9)
Islam hadir sebagai tuntunan yang membawa keselamatan bagi manusia di dunia dan akhirat. Segala perintah dan larangan dalam Islam bertujuan untuk menjaga kemaslahatan umat. Sebagai seorang Muslim, kita harus menyadari bahwa Islam bukan sekadar agama ritual, tetapi juga sistem hidup yang sempurna yang mengatur segala aspek kehidupan manusia.
Sebagai Muslim, sudah sepatutnya kita memprioritaskan Islam dalam setiap aspek kehidupan. Islam bukan sekadar identitas, tetapi harus menjadi dasar dalam berpikir, bersikap, dan bertindak. Memprioritaskan Islam berarti menjadikan nilai-nilai Islam sebagai tolok ukur dalam mengambil keputusan dan menentukan arah hidup.
Islam membawa nilai-nilai kebenaran dan kebaikan. Dengan menjadikan Islam sebagai prioritas, kita telah berpihak kepada kebenaran yang hakiki dan kebaikan yang universal.
Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa yang dikehendaki Allah menjadi baik, maka Dia akan memahamkannya dalam agama.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Ini menunjukkan bahwa memahami dan mengamalkan Islam adalah suatu kebaikan yang Allah berikan kepada hamba-hamba-Nya yang terpilih.
Menjadi Muslim bukanlah sebuah paksaan, sebagaimana firman Allah: “Tidak ada paksaan dalam (menganut) agama (Islam). Sungguh telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat…” (QS. Al-Baqarah: 256)
Namun, jika kita telah memilih Islam sebagai jalan hidup, maka kita harus menjadikannya sebagai prioritas utama dalam segala aspek kehidupan.
Islam mengajarkan umatnya untuk tidak hanya mementingkan kepentingan pribadi, tetapi juga peduli terhadap kemaslahatan umat. Ketika umat Islam bersatu dalam memprioritaskan Islam, maka akan terbentuk masyarakat yang beradab, berakhlak mulia, dan penuh dengan keberkahan.
Setiap Muslim harus menyesuaikan prioritas hidupnya dengan ajaran Islam. Apa yang diprioritaskan dalam kehidupan haruslah selaras dengan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan. Jangan sampai kesibukan duniawi mengalahkan kepentingan akhirat.
Memprioritaskan Islam bukan hanya sekadar pernyataan, tetapi harus diwujudkan dalam perbuatan. Seorang Muslim harus istiqamah dalam menjadikan Islam sebagai prioritas utama, baik dalam kondisi lapang maupun sempit, dalam keadaan senang maupun sulit.
Tantangan dalam menjadikan Islam sebagai prioritas sangatlah besar. Godaan harta, jabatan, dan popularitas sering kali membuat manusia lupa akan ajaran Islam. Oleh karena itu, seorang Muslim harus memiliki keteguhan hati agar tidak tergoda oleh dunia yang fana.
Ketika seorang Muslim menjadikan Islam sebagai prioritas, maka keberkahan Allah akan melimpah kepadanya. Allah akan memberikan jalan keluar dari setiap kesulitan dan melapangkan rezekinya, sebagaimana firman-Nya: “Barang siapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya, dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya.” (QS. At-Talaq: 2-3)
Memprioritaskan Islam di atas segala kepentingan adalah kewajiban bagi setiap Muslim. Dengan menjadikan Islam sebagai landasan hidup, kita telah memilih jalan kebenaran dan kebaikan yang akan membawa keselamatan di dunia dan akhirat. Semoga Allah selalu membimbing kita dalam istiqamah menjadikan Islam sebagai prioritas utama dalam kehidupan kita. Aamiin.
Artikel asli: https://darulfunun.id/learn/ibrah/20250324-memprioritaskan-islam