Dunia Pendidikan

Ilham Habibie Ajak Madrasah Terus Berinovasi

28 September 2018



Inovasi adalah kata kunci untuk menyongsong era industry 4.0. karenanya, madrasah harus terus didorong agar melakukan inovasi. Demikian dikatakan Ilham Habibie saat menjadi pembicara pada Talkshow bertema Peran Madrasah Menyongsong Tantangan Revolusi Industri 4.0 di Asrama Haji Bengkulu, Kamis (27/9).

Menurut Ilham, interaksi manusia dengan alam dan lingkungan sekitarnya memunculkan tantangan baru, sehingga manusia harus terus bisa beradaptasi dengan perubahan, dan itu sangat membutuhkan inovasi. “Inovasi adalah kata kunci menghadapi revolusi industri, dan inovasi hari ini banyak dimulai dengan memanfaatkan teknologi,” terangnya.

Putra pertama mantan Presiden Habibie ini mencontohkan tentang transportasi online. “Pemanfaatan teknologi oleh transportasi online adalah contoh inovasi yang luar biasa. Idenya bagus, lalu digabung dengan tekonlogi, dan dibuat di waktu yang tepat,” tegasnya.

Ilham menjelaskan, bahwa ada tiga kata kunci untuk mendorong pendidikan di madrasah agar bisa terus berinovasi, yaitu pemanfaatan teknologi, memaksimalkan talenta, dan bertoleransi. “Teknologi dan talenta sudah jelas. Toleransi harus diikutkan agar meskipun sekarang era terbuka, tapi pemanfaatan itu harus dibarengan dengan perilaku yang beradab,” sambungnya.

Ahli penerbangan ini menggaris bawahi agar toleransi dikedepankan dalam pemanfaatan teknologi, karena teknologi sifatnya netral. Baik dan buruknya tergantung penggunanya. “Pembelajaran di madrasah harus diciptakan suasana yang kondusif, anak berani mengungkapkan pendapatnya tanpa rasa takut, tapi anak tidak boleh lupa dengan tata karma,” pintanya.

Inovasi ini bisa terwujud dengan pembiasaan mencari solusi. “Pencarian solusi ini harus diajarkan dan dibiasakan. Ada banyak orang yang pandai dalam beberapa bidang keilmuan, tapi mereka terkadang tidak mampu mencari solusi, dan itu karena tidak pernah dilatih dalam pembelajaran,” tegasnya.

Ilham mencontohkan apa yang dilakukan Madrasah Techno Natura di Depok Jawa Barat. “Ada waktunya anak belajar mata pelajaran yang ada, tapi ada waktu lain di mana anak perlu diberi tantangan oleh gurunya untuk menyelesaikan project sebagai implementasi dari mata pelajaran yang dipelajarinya, istilahnya project based learning,” terangnya.

Turut hadir dalam Talkshow ini Direktur KSKK Madrasah, A. Umar, kasubag TU KSKK, Papay Supriyatna, para kepala Bidang Madrasah dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi, para kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota, para kepala madrasah, dan juga guru pendamping peserta KSM.

Sumber: https://kemenag.go.id/berita/read/508853/ilham-habibie-ajak-madrasah-terus-berinovasi